loader

Food Ingredients (FI) Asia 2016

19 September 2016 | Author : Manufakturindo
image berita
Food Ingredients (FI) Asia 2016 merupakan salah satu pameran internasional di bidang industri makanan dan minuman. Di pameran ini, para pebisnis yang bergerak di sektor makanan dan minuman dapat memperluas informasi serta memperluas jaringan bisnis.

 

FI Asia mengajak para pebisnis ikut serta memeriahkan acara yang digelar selama dua hari, dari Rabu, 21 September hingga Jumat, 23 September 2016. Berlokasi di JI Expo Kemayoran Jakarta, ratusan supplier akan bertemu langsung dengan ribuan pengunjung potensial.

 

International Consumer Electronics Expo Indonesia 2016

 

Rungphech Rose Chitanuwat, Business Director UBM Asia (Thailand) Co Ltd mengatakan, acara ini akan mempertemukan lebih dari 650 pemasok bahan baku baik lokal, regional dan internasional.

 

Tahun ini, FI Asia menargetkan pengunjung hingga 15.000 orang dan lebih dari 650 pemasok makanan dan minuman. Disini para pemasok akan menunjukkan, mempresentasikan produk-produk unggul dan terbaru yang mereka miliki. Hingga pada akhirnya pemasok akan menemukan jalinan bisnis baru dengan sesama pemasok maupun pengunjung.

 

Pertemuan dengan pebisnis lain dinilai penting bagi industri lokal, menurut Lena Prawira, Wakil Ketua Umum Bidang Promosi dan Kerjasama, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI). Sebagaimana dilansir dari KONTAN, “Apalagi, industri bahan baku Indonesia lebih dari 70% merupakan impor. Baik gula, garam pun kita mengimpor,".

 

Jadi, menurut dia, penting bagi pemerintah untuk bisa menyediakan bahan baku makanan untuk keperluan industri. "Saat ini kualitas bahan baku garam belum bisa untuk keperluan Industri," kata Lena.

 

 

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016

 

 

Nuri Andarwulan, Direktur South East ASian Food and Agricultural Science and Technology - SEAFAST Center IPB menjelaskan, acara ini merupakan hasil kerjasama antara Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, dan South East Asian Food and Agricultural Science and Technology - SEAFAST Center.

 

"Dalam acara ini akan menjabarkan perkembangan riset dan inovasi di ilmu dan teknologi pangan, serta isu regulasi, inovasi bahan baku, gizi kesehatan hingga keamanan dan kualitas pangan," kata Nuri.

 

Sebagai informasi, acara ini pertama kali diadakan di Singapura pada 1997 disusul Thailand pada 2002. Sementara itu, Indonesia menjadi tuan rumah pertama kali pada 2010 dan kini FI Asia rutin diadakan bergantian tiap tahun di Indonesia dan Thailand.

 



Loading...

Berita Manufaktur Terkait

Jokowi-Maruf Amin Baru dilantik Sudah Punya PR...

Usai pelantikan presiden dan wakil presiden RI 2019 – 2024, Jokowi dan Ma’ruf Amin selak...

Kemenperin Bangun Politeknik Industri...

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan Asosiasi dan Industri Petrokimia siap membangun Polite...

Industri Manufaktur Mampu Menyerap 18,25 Juta...

Industri manufaktur mampu menyerap 18,25 juta tenaga kerja terampil di tahun 2018. Jumlah ini mampu ...

Perusahaan Manufaktur