loader

Industri dalam Negeri Meningkat, Kebutuhan Garam Industri Melonjak

22 March 2018 | Author : Manufakturindo
image berita
Meningkatnya kondisi perindustrian di dalam negeri turut meningkatkan kebutuhan garam industri. Kemenperin mencatat lonjakan kebutuhan garam industri di tahun 2018 ini sebesar 76,19%. Tahun 2017, kebutuhan garam untuk kebutuhan industri dalam negeri hanya sebesar 2,1 juta ton, tapi di tahun 2018 ini naik menjadi 3,7 juta ton.

 

Kenaikan kebutuhan garam industri berkaitan erat dengan meningkatnya kondisi perindustrian di dalam negeri. Menurut Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kemperin Achmad Sigit, ada peningkatan hingga dua kali lipat akan kebutuhan garam untuk industri soda koustik.

 

Beberapa pabrik yang juga bergantung pada kebutuhan garam industri seperti pabrik pulp dan kertas, pabrik tekstil, air minum, pabrik sabun dan deterjen juga meningkat, sehingga butuh garam industri lebih banyak dari sebelumnya. Apalagi di tahun 2018 indonesia menambah lagi dua pabrik kertas yang beroperasi dengan kapasitas produksi mencapai 2,5 juta ton.

 

Belum Mampu Penuhi, Indonesia Putuskan untuk Impor Garam Industri

Atas adanya lonjakan kebutuhan garam industri hingga sebanyak 3,7 juta ton tersebut, pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengimpor. Impor terpaksa dilakukan karena produksi garam dari dalam negeri belum bisa mencukupi kebutuhan industri. Yang perlu diingat adalah, garam yang diimpor tersebut adalah garam untuk industri yang memiliki kekhususan, bukan garam konsumsi.

 

Adapun, garam produksi dalam negeri memang sudah bisa memenuhi kebutuhan garam konsumsi, tapi belum bisa memenuhi kebutuhan garam industri. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan mengatakan bahwa Indonesia saat ini baru mencapai swasembada garam untuk konsumsi.

 

"Jadi yang disebut swasembada garam sampai saat ini baru swasembada garam konsumsi," ungkapnya.

 

Dari Kebutuhan 3,7 juta ton, Impor yang Diijinkan Hanya 2,37 Juta Ton

Oke menambahkan, dari kebutuhan untuk impor garam industri sebanyak 3,7 juta ton, pemerintah baru menerbitkan izin impor untuk 2,37 juta ton. Impor garam industri ini akan dilakukan oleh sebanyak 21 importir dari Indonesia.

 

Impor garam industri tersebut berasal dari berbagai negara, tapi mayoritas berasal dari Australia dan Thailand.



Loading...

Berita Manufaktur Terkait

Daftar Perusahaan Peserta...

Masih mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan keinginan anda? Ingin mencari tantanga...

Readmore..

Pabrik Baru Krakatau...

Selasa, 7 Agustus 2018, pabrik Galvanizing, Annealing and Processing Line (GAPL) PT. Krakatau Nippon...

Readmore..

Produksi Industri Kulit...

Memasuki kuartal II tahun 2018, beberapa sektor industri manufaktur mulai memperlihatkan peningkatan...

Readmore..

Perusahaan Manufaktur