loader

Kemenperin Fasilitasi Pembangunan Politeknik Industri Furniture Kendal

24 October 2017 | Author : Manufakturindo
image berita
Pembangunan Politeknik Industri Furniture dan Pengolahan Kayu Kendal akan segera dimulai. Pembangunan dan sistim pembelajarannya nanti akan didukung penuh, serta difasilitasi langsung oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Politeknik Industri Furniture Kendal ini akan dibangun di atas lahan seluas dua hektar dengan luas gedung 4.800 m2 di Kawasan Industri Kendal.

 

Tujuan didirikannya perguruan tinggi baru ini adalah untuk menghasilkan para lulusan berkompeten dan siap kerja. Selain itu, politeknik ini dirancang untuk menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk industri furniture dan pengolahan kayu.

 

Politeknik Industri Furniture sebagai salah satu best practice dari pelaksanaan pendidikan vokasi tingkat tinggi yang kami inisiasi melalui konsep link and match antara dunia akademisi dengan industri,” kata Sekjen Kementerian Perindustrian Haris Munandar pada acara Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan Politeknik Industri Furniture dan Pengolahan Kayu di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, Selasa (10/10).

 

Menurut Haris, sejak awal perencanaan pembangunan politeknik ini, Kemenperin bersama para pelaku industri dan pemangku kepentingan terkait telah merancang berbagai kebutuhan yang diperlukan seperti penyusunan kurikulum dan pemilihan tenaga pengajar.

 

Haris menambahkan, sistem pembelajaran yang diterapkan di politeknik ini akan terintegrasi antara pendidikan di kampus dengan praktik kerja di industri atau dikenal dengan sebutan dual system. Untuk pengembangan pendidikan vokasi industri berbasis sistem ganda tersebut, Kemenperin menjalin kerja sama dengan pemerintah Swiss.

 

“Langkah sinergi yang telah disepakati, antara lain technical assistance dalam pengembangan sistem pendidikan vokasi, school management, peningkatan kapabilitas SDM manajemen dan tenaga pendidik, serta dukungan penguatan kerja sama politeknik dengan industri,” paparnya.

 

Meskipun saat ini program studi yang dikembangkan di Politeknik Industri Furniture masih terfokus pada bidang industri mebel dan pengolahan kayu, tidak menutup kemungkinan akan diperluas program studi baru sesuai kebutuhan sektor industri di Kawasan Industri Kendal dan sekitarnya.

 

Sekjen Kemenperin menargetkan pembangunan gedung Politeknik Industri Furniture akan selesai pada tahun depan sehingga dapat memulai penyelenggaraan pendidikan angkatan pertama.

 

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Kemenperin Mujiyono menyampaikan, program studi yang diterapkan di Politeknik Industri Furniture meliputi Teknik Produksi Furniture, Desain Furniture, dan Manajemen Bisnis Furniture.

 

"Perkuliahannya tidak akan dipungut biaya selama lima tahun, bahkan para mahasiswa mendapatkan beasiswa dan ikatan kerja," ungkapnya.

Berita Manufaktur Terkait

100 Persen Lulusan AK...

Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Solo (AK Tekstil Solo) resmi mewisuda angkatan...

Baca selengkapnya..

Pertumbuhan Industri Mamin...

Pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) pada triwulan III tahun 2017 ini mengalami peningka...

Baca selengkapnya..

Industri Manufaktur Jadi...

Industri manufaktur tanah air beberapa tahun belakangan terus menunjukkan perkembangan positif. Indu...

Baca selengkapnya..

Perusahaan Manufaktur