loader

Kemenperin Tingkatkan SDM Industri Melalui Pendidikan Vokasi

19 December 2017 | Author : Manufakturindo
image berita
Industri manufaktur saat ini masih menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, melalui kontribusi pajak, cukai, dan ekspor yang nilainya cukup besar jika dibandingkan sektor lainnya. Guna mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing di sektor manufaktur nasional, maka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah melakukan berbagai cara, salah satunya dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) terampil.

 

Menurut Menperin, Airlangga Hartanto, SDM merupakan hal pokok yang harus terus dibangun. Untuk itulah, Menperin meluncurkan program pendidikan vokasi yang mengusung konsep Link and Match antara SMK dengan industri.

 

Hingga saat ini, Kemenperin telah melakukan penyelarasan sebanyak 35 program studi yang dibutuhkan industri untuk diterapkan pada kurikulum di SMK.

 

“Program studi yang belum pernah ada, itu di antaranya adalah teknik ototronik dan teknik audio video. Ini yang tengah dibutuhkan oleh sektor industri otomotif. Kemudian, ada juga teknik robotik,” kata Airlangga Hartarto di Jakarta, Minggu (17/12).

 

Kompetensi keahlian lainnya, yaitu teknik permesinan, instalasi pemanfaatan listrik, elektronika, kimia industri, pengelasan, perbaikan bodi otomotif, pemeliharaan mekanik industri, konstruksi kapal baja, mekatronika, alat berat, dan pengecoran logam. Selanjutnya, teknik pembuatan benang, produksi pakaian jadi, furnitur, kontrol mekanik, manajemen pergudangan, dan pelayanan produksi.

 

Airlangga menjelaskan, Kemenperin menjadi koordinator dalam implementasi program pendidikan vokasi secara nasional.

 

“Dari empat tahap yang telah kami launching untuk program link and match SMK dengan industri, sebanyak 415 industri dan 1.245 SMK yang terlibat, dengan menghasilkan 254.037 tenaga kerja bersertifikat,” ujarnya.

 

Hal tersebut sejalan amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia. Kebijakan strategis ini untuk mengurangi tingkat pengangguran yang didominasi oleh lulusan SMK. Oleh karenanya, perlu menciptakan tenaga kerja yang siap pakai dengan memiliki keterampilan khusus sesuai kebutuhan dunia industri saat ini.

 

Berita Manufaktur Terkait

Dorong Ekspor, Kemenperin...

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Indonesia, terus berupaya mendorong keindahan budaya Indonesi...

Baca selengkapnya..

Investasi Manufaktur...

Investasi industri manufaktur membawa perekonomian Indonesia tumbuh di tahun 2018 karena masih banya...

Baca selengkapnya..

Kolaborasi Kemenperin,...

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak serta beberapa industri dan perguruan tinggi yang ad...

Baca selengkapnya..

Perusahaan Manufaktur