loader

Langkah Strategis Kemenperin Tuju 1 Juta Tenaga Kerja Bersertifikasi Di Tahun 2019

24 November 2017 | Author : Manufakturindo
image berita
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan sebanyak 1.142.752 tenaga kerja yang tersertifikasi pada tahun 2017-2019. Untuk menuju satu juta tenaga kerja, maka Kemenperin melakukan berbagai langkah strategis, salah satunya dengan melaksanakan pendidikan dan pelatihan vokasi yang link and match antara SMK dengan industri, Diklat 3in1, unit pendidikan vokasi di lingkungan Kemenperin, serta sertifikasi tenaga kerja industri.

 

“Saat ini pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan pendidikan vokasi merupakan prioritas pemerintah setelah pembangunan infrastruktur. Pembangunan SDM ini bertujuan untuk membentuk dan menghasilkan tenaga kerja industri yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri atau demand driven,” tutur Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (22/11).

 

Menurut data Kemenperin, dari seluruh program, tahun 2017 ditargetkan jumlah tenaga kerja yang tersertifikasi sebanyak 201.055 orang, tahun 2018 sebanyak 458.109 orang, dan tahun 2019 sebanyak 483.409 orang. Sehingga total menjadi 1.142.752 tenaga kerja yang tersertifikasi.

 

“Dari empat tahap yang telah kami launching untuk program link and match SMK dengan industri, 415 industri dan 1.245 SMK yang terlibat, menghasilkan 254.037 tenaga kerja bersertifikat. Hingga tahun 2019, kontribusi dari program ini ditargetkan sebanyak 946.400 tenaga kerja bersertifikat,” tuturnya.

 

Airlangga menyampaikan, setiap peluncuran program vokasi, Kemenperin memfasilitasi pemberian bantuan mesin dan peralatan praktik dari industri untuk SMK. Hingga saat ini telah melibatkan sebanyak 45 industri untuk 282 SMK. Selain itu, pelaksanaan program magang guru produktif di industri sebanyak 276 orang serta praktik kerja siswa SMK di industri sebanyak 722 orang.

 

Untuk program Diklat 3in1, jumlah tenaga kerja yang telah dilatih, disertifikasi dan terserap kerja selama tahun 2014-2016 sebanyak 36.532 orang. Sementara itu, pada 2017-2019 ditargetkan sebanyak 162.000 orang. Diklat ini antara lain meliputi program untuk industri garmen, pengolahan kelapa sawit, karet, kakao, furnitur, plastik, kosmetik, semen dan petrokimia, elektronika, animasi serta otomotif.

 

Kemudian, melalui unit pendidikan vokasi industri di lingkungan Kemenperin, ditargetkan menghasilkan sebanyak 16.252 lulusan hingga tahun 2019. Saat ini, Kemenperin memiliki sembilan SMK, sembilan politeknik, satu akademi komunias, dan satu program Diploma I industri. Pada 2019, akan ditambah tiga politeknik dan satu akademi komunitas.

Berita Manufaktur Terkait

Kondisi Industri...

Kondisi industri manufaktur nasional menjelang akhir tahun 2017 diklaim membaik dibandingkan bulan-b...

Baca selengkapnya..

Industri Mainan Dalam...

Industri mainan dalam negeri kian tahun terus menunjukan perkembangan yang positif, khususnya di kan...

Baca selengkapnya..

Gratis Tiket Masuk Di Solo...

Solo Raya Job Fair 2017 merupakan bursa kerja terbesar dan pertama kalinya digelar di Solo Raya. Job...

Baca selengkapnya..

Perusahaan Manufaktur