loader

Nilai Investasi Pabrik Baru Propan Capai Rp 250 M

06 September 2017 | Author : Manufakturindo
image berita
PT Propan Dekorindo Raya, anak perusahaan PT Propan Raya terus mengembangkan bisnisnya di tanah air. Hal itu terbukti dengan ekspansi pabrik terbarunya yang berlokasi di Tangerang, Banten. Ekspansi ini dilakukan agar dapat meningkatkan daya saing di industri cat dalam negeri maupun global. Pabrik baru ini nantinya akan menghasilkan produk cat ramah lingkungan berbasis air (water based).

 

“Kami memberikan apresiasi terhadap ekspansi ini sebagai bentuk komitmen untuk berinovasi dan menambah investasi di Indonesia. Upaya ini akan membawa dampak positif terhadap perekonomian nasional,” kata Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono pada peresmian pabrik PT. Propan Dekorindo Raya di Tangerang, Banten, Selasa (5/9).

 

Menurut data, pabrik baru ini menelan nilai investasi sebesar Rp250 miliar. Sedangkan untuk kapasitas produksi, pabrik mampu memproduksi 100 ribu ton cat per tahun. Dengan bertambahnya pabrik baru, maka jumlah pabrik milik Propan Raya menjadi tiga pabrik dengan total kapasitas produksi 200 ribu ton per tahun.

 

Menurut Sigit, prospek industri cat di dalam negeri masih cukup cerah seiring gencarnya pembangunan properti yang didorong oleh pemerintah. Bahkan, industri cat juga berperan penting dalam mendukung industri lainnya seperti industri furnitur, industri mainan anak dari kayu dan industri kreatif lainnya.

 

“Untuk itu, kami berharap PT. Propan Dekorindo Raya dapat menjalin kerjasama dengan pelaku usaha lainnya tersebut sehingga mengurangi produk impor sejenis sekaligus dapat menghemat devisa negara,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Presiden Direktur PT Propan Raya, Hendra Adidarma mengakui bahwa cat berpelarut air lebih ramah lingkungan dibanding dengan cat berpelarut tiner (solvent based).

 

“Selain tidak ramah lingkungan, cat solvent based juga memiliki kandungan volatile organic compounds (VOC) yang berbahaya baik untuk tubuh maupun lingkungan. Dengan beralih ke cat water based, emisi solvent dapat ditekan,” jelasnya.

 

Sementara itu, CEO PT Propan Raya Kris Rianto Adidarma mengungkapkan, pabrik baru ini akan dioperasikan dengan mesin-mesin berteknologi terbaru dan termutakhir bernama Rapid Production System (RPS) yang berasal dari Jerman.

 

"Teknologi yang dipakai ini merupakan satu-satunya teknologi yang ada di Asia Pasifik. Dengan teknologi ini, seluruh proses produksi hingga barang jadi, akan lebih ramah lingkungan," paparnya.

 

Menurut Kris, teknologi RPS tersebut baru digunakan di dua negara, yaitu di Jerman dan satu pabrik di Indonesia milik PT Propan Raya.

 

“Keunggulan teknologi RPS ini antara lain mampu memproduksi sangat cepat, yaitu 25 ton per batch dalam waktu empat jam. Kemudian, produk yang dihasilkan konsisten dan stabil, fleksibel serta hemat ruang,” ucapnya.

 

PT Propan Raya merupakan market leader di bidang cat kayu (wood finish), bahkan menjadi pemasok cat kayu untuk perusahaan nasional yang berorientasi ekspor. Propan juga mulai mengembangkan produk berupa cat dinding, cat besi, cat batu alam, cat mobil, hingga cat kapal.



Loading...

Berita Manufaktur Terkait

Jadi Mendikbud, Nadiem Makarim Punya Tugas...

Setelah resmi dilantik sebagai Mendikbud bulan lalu, Nadiem Makarim sempat diragukan kemampuannya. B...

Jokowi-Maruf Amin Baru dilantik Sudah Punya PR...

Usai pelantikan presiden dan wakil presiden RI 2019 – 2024, Jokowi dan Ma’ruf Amin selak...

Investor Asing Lebih Pilih Investasi ke...

Belakangan santer terdengar kabar bahwa investor asing lebih memilih untuk berinvestasi ke Vietnam d...

Perusahaan Manufaktur