loader

Nilai Investasi Pembangunan Gedung Vokasi Pulp dan Kertas Capai Rp24,8M

26 January 2018 | Author : Manufakturindo
image berita
Minggu, 21 Januari 2018, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartanto, berkesempatan menghadiri acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembangunan Gedung Baru Program Vokasi Pulp dan Kertas. Gedung vokasi ini merupakan buah kerja sama antara Tanoto Foundation, PT Riau Andalan Pulp and Paper dan Universitas Riau. Adapun nilai investasi pembangunan gedung tersebut mencapai Rp24,8 miliar.

 

Pada kesempatan ini, Airlangga didampingi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Bupati Pelalawan HM Harris, dan Direktur Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) Anderson Tanoto.

 

Airlangga menyampaikan bahwa Kemenperin akan terus mendorong industri nasional agar berperan aktif dalam pengembangan program pendidikan vokasi, yang mengusung konsep link and match antara lembaga pendidikan dengan dunia kerja. Selain bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai sesuai kebutuhan perusahaan, hasil program vokasi ini juga mampu meningkatkan daya saing industri.

 

Selanjutnya, Airlangga juga menyerahkan bantuan peralatan pendidikan dari PT RAPP kepada SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci dan SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru.

 

“Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat Riau dan sekitarnya dalam pengembangan potensi sumber daya industri di wilayah Riau. Selain itu juga bisa menyerap banyak tenaga kerja lokal,” ujarnya.

 

Pembangunan gedung dan prasarana perkuliahan didukung dengan fasilitas laboratorium lengkap ini diharapkan tidak hanya mampu memberi sumbangsih kepada negara secara ekonomi, namun juga terhadap peningkatan kualitas SDM agar Indonesia memiliki daya saing yang tinggi khususnya di sektor industri pulp dan kertas.

 

Lebih lanjut, menurut Airlangga, industri pulp dan kertas berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional sehingga ditetapkan sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya.

 

Kemenperin mencatat, daya saing industri pulp dan kertas Indonesia di kancah internasional cukup terkemuka, di mana industri pulp menempati peringkat ke-10 dan industri kertas di posisi ke-6 dunia, sementara di Asia menduduki tangga ke-3 untuk industri pulp dan kertas.

 

Kemudian, dilihat dari peranannya dalam perekonomian nasional, antara lain yaitu kontribusinya dalam ekspor yang mampu mencapai USD5,1 miliar pada tahun 2016. Sementara itu, berdasarkan data sampai dengan kuartal III tahun 2017, ekspor pulp dan kertas meningkat 18,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016. Selanjutnya, kontribusi industri pulp dan kertas terhadap pembentukan PDB pada triwulan III tahun 2017 sebesar 0,71 persen.



Loading...

Berita Manufaktur Terkait

Cintai Produk Dalam Negeri...

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengampanyekan aksi cintai produk da...

Baca selengkapnya..

Tahun Ini, Jumlah Ekspor...

Tahun ini, jumlah ekspor produk industri manufaktur nasional naik sebesar USD63,01 miliar atau naik ...

Baca selengkapnya..

Pemerintah Siap Kembangkan...

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) siap mengembangkan industri fesyen muslim ...

Baca selengkapnya..

Perusahaan Manufaktur