loader

Pemerintah Targetkan Produksi Kendaraan Roda Empat Capai 2.5 Juta Unit Tahun 2020

19 July 2017 | Author : Manufakturindo
image berita
Tahun ini, kapasitas produksi kendaraan roda empat diperkirakan akan mencapai lebih dari 1.2 juta unit. Jumlah ini naik satu juta, dibandingkan produksi tahun lalu sebanyak 1.1 juta unit. Adanya peningkatan ini dipastikan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan industri otomotif ASEAN, setelah Thailand.

 

“Capaian tersebut diharapkan semakin mendongkrak kontribusi sektor industri otomotif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Menteri Perindustrian Airlangga, Selasa (11/7).

 

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan, dari jumlah produksi 1,1 juta unit pada tahun lalu, sekitar 200 ribu unit mobil dipasarkan ke negara tujuan ekspor dan selebihnya diserap pasar dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah meminta industri otomotif nasional terus agresif untuk memperluas pasar ekspor, agar dapat membuat sebuah keseimbangan dengan kebutuhan pasar domestik. 

 

Target 2.5 Juta Unit

 

“Pemerintah menargetkan produksi otomotif bisa menembus 2,5 juta unit pada tahun 2020 untuk bersaing di kancah global,” ungkapnya. Selain itu, Airlangga meyakini, struktur industri otomotif nasional akan semakin dalam lantaran didukung peta jalan industri baja dengan target kapasitas mencapai 10 juta ton pada tahun 2025.

 

Menperin berharap, industri otomotif di Indonesia dapat menyerap lebih banyak bahan baku dari dalam negeri. “Ketersediaan bahan baku untuk industri otomotif, khususnya baja, resin, karet sintetis, dan aluminium diharapkan bisa dipenuhi dari dalam negeri pada tahun 2019,” imbuhnya.

 

Menurut catatan Kementerian Perindustrian, di tahun 2016, kontribusi subsektor industri alat angkutan (termasuk di dalamnya industri otomotif) terhadap PDB sektor industri non migas mencapai 10,47 persen atau terbesar ketiga, setelah subsektor industri makanan dan minuman sebesar 32,84 persen, serta subsektor industri barang logam, komputer, elektronik, optik, dan peralatan listrik sebesar 10,71 persen.

 

Airlangga optimistis, kinerja industri otomotif di dalam negeri tahun ini mampu tumbuh lebih baik seiring potensi pasar produk di Indonesia dan pertumbuhan ekonomi nasional yang positif. Hal ini didorong karena pulihnya perekonomian global serta berjalannya reformasi struktural di dalam negeri secara komprehensif.

Berita Manufaktur Terkait

Job Market Fair Kediri -...

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi - UPT Pelatihan Kerja Ked...

Baca selengkapnya..

Indeks Manufaktur...

Indeks Manufaktur Indonesia (purchasing managers index/PMI) masih menunjukkan potensi perkembangan y...

Baca selengkapnya..

Dua Universitas Ini Gelar...

Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Unika Widya Mandala Surabaya akan menggelar job fair di bulan Ok...

Baca selengkapnya..

Perusahaan Manufaktur