loader

PT. Mattel Indonesia Luncurkan Barbie Batik

03 October 2018 | Author : Manufakturindo
image berita
Bertepatan dengan perayaan Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober 2018, PT. Mattel Indonesia meluncurkan mainan Barbie Batik. Upaya ini dilakukan agar dapat menginspirasi dan mengedukasi para konsumen untuk mengenal batik sebagai warisan kebudayaan Indonesia.

 

Dalam kesempatan ini, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto menyampaikan, pihaknya terus aktif mempromosikan batik agar menjadi bagian kebutuhan masyarakat untuk berbagai aspek kehidupan. Jadi, tidak hanya digunakan sebagai pakaian resmi, batik juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekonomi.

 

“Seperti salah satu contohnya yang dikembangkan oleh PT. Mattel Indonesia dengan memproduksi Barbie yang mengenakan batik,” ungkapnya.

 

Barbie Batik ini merupakan koleksi terbaru hasil kolaborasi dengan Iwan Tirta Private Collection yang diberi nama koleksi Barbie Batik Kirana. Kolaborasi ini merupakan kali pertamanya bagi Barbie berkolaborasi dengan desainer lokal menggunakan kain identitas negeri.

 

Investasi Industri Mainan Rp410M

 

Kementerian Perindustrian mencatat, sumbangan dari nilai ekspor industri mainan pada tahun 2017 mencapai USD302,42 juta atau naik 11,84 persen dibanding capaian tahun 2016 sebesar USD270,36 juta.

 

Selain itu, nilai produksi industri mainan di tahun 2017 mencapai Rp10,7 triliun dengan kapasitas sebesar 4.575 ton. Kemudian, di tahun lalu juga, nilai investasi industri mainan bisa menembus hingga Rp410 miliar dan sampai saat ini jumlah tenaga kerja yang mampu diserap sebanyak 23.116 orang.

 

Oleh karenanya, Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Mattel Indonesia dalam pengembangan industri mainan di dalam negeri yang telah beroperasi sejak tahun 1992. Ini sekaligus menunjukkan kepercayaan Mattel terhadap iklim investasi di Indonesia.

 

“Melalui PT Mattel Indonesia, kita punya produsen mainan yang telah menguasai pasar global. Untuk boneka merek Barbie, enam dari 10 yang beredar di dunia itu dihasilkan dari perusahaan tersebut. Sedangkan, mobil mainan Hot Wheels, dua dari 10 produk yang ada di dunia merupakan buatan anak bangsa kita,” paparnya.

 

Bahkan, PT. Mattel Indonesia ikut terlibat didalam program pendidikan vokasi yang link and match antara SMK dengan industri, yang diinisiasi oleh Kemenperin.

 

Seiring implementasi industri 4.0 di Tanah Air, PT. Mattel Indonesia sudah menerapkan teknologi full robotic dalam proses produksinya, sehingga hasilnya lebih efisien, optimal, dan berkualitas.

 

Oleh karena itu, Menperin menyambut baik inisiatif dan kesediaan PT. Mattel Indonesia untuk menjadi lighthouse project bagi produsen mainan di dalam negeri.

 

“Kami optimis, dengan implementasi Industri 4.0 seperti yang dilakukan PT. Mattel Indonesia, maka Indonesia dapat mencapai top 10 ekonomi global pada tahun 2030 melalui peningkatan ekspor netto hingga 10 persen dari PDB serta peningkatan produktivitas melalui adopsi teknologi dan inovasi,” ujarnya.



Loading...

Berita Manufaktur Terkait

Kinerja Ekspor Mebel Dan...

Kinerja ekspor produk mebel dan kerajinan kayu nasional periode Januari – Oktober 2018 capai U...

Baca selengkapnya..

Cara Kemenperin Optimalkan...

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah melakukan optimalisasi industri furnitur tanah air. Pa...

Baca selengkapnya..

Tahun Ini, Jumlah Ekspor...

Tahun ini, jumlah ekspor produk industri manufaktur nasional naik sebesar USD63,01 miliar atau naik ...

Baca selengkapnya..

Perusahaan Manufaktur