loader

Perdagangan Indonesia – India Naik 43 Persen Di Tahun 2017

09 February 2018 | Author : Manufakturindo
image berita
Tahun 2017, perdagangan Indonesia – India di tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar 43 persen dibandingkan tahun 2016. Diharapkan angka ini akan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto meyakini bahwa masih banyak potensi yang bisa ditingkatkan dari kerja sama dua negara ini.

 

Demi menindaklanjuti kerja sama yang telah berlangsung lebih dari 60tahun ini, Menperin bersama Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita melakukan audiensi dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan India, Nirmala Sitharaman.

 

“Dari hasil pertemuan itu, kami mengharapkan industri India bisa lebih agresif dalam berinvestasi di Indonesia, terutama di sektor baja, mesin tekstil dan otomotif,” ungkap Menperin. Selain ketiga sektor tersebut, India berminat menanamkan modalnya di Indonesia untuk sektor industri bahan farmasi.

 

Untuk itu, lanjut Airlangga, pemerintah India diharapkan dapat mengirimkan kelompok kerja untuk membantu memetakan kebutuhan industri farmasi di Indonesia.

 

”Kami juga mendorong adanya pertukaran expert dan penguatan pelatihan vokasi antara Indonesia dengan India khususnya di industri farmasi,” tuturnya.

 

Dalam upaya meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan, kedua negara perlu memberikan fasilitas dan akses kemudahan bagi perdagangan dan akses pasar.

 

“Hal ini untuk meningkatkan volume perdangangan bilateral dan mengejar keseimbangan neraca perdagangan,” lanjut Menperin.

 

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai total perdagangan bilateral kedua negara pada tahun 2016 mencapai USD 12,9 miliar. Neraca perdagangan Indonesia - India pada tahun 2016 surplus bagi Indonesia sebesar USD 7,2 miliar.

 

Sementara itu, pada Januari - September 2016, investasi India ke Indonesia berada pada posisi ke-25 dengan nilai realisasi mencapai USD37,76 juta pada 335 proyek.Jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 dengan realisasi investasi mencapai USD33,2 juta pada 145 proyek.

 

Sedangkan ekspor Indonesia ke India pada periode Januari - Juni 2017 tercatat sebesar USD 6,9 miliar atau naik 51,22% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai USD 4,5 miliar. Komoditas ekspor andalan Indonesia ke India antara lain adalah minyak kelapa sawit serta turunannya, batubara, bijih tembaga, dan karet alam.

 

Berita Manufaktur Terkait

Dorong Ekspor, Kemenperin...

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Indonesia, terus berupaya mendorong keindahan budaya Indonesi...

Baca selengkapnya..

Pemerintah Pacu Industri...

Pemerintah Indonesia di bawah kendali Jokowi semakin serius menggarap industri manufaktur, salah sat...

Baca selengkapnya..

Investasi Manufaktur...

Investasi industri manufaktur membawa perekonomian Indonesia tumbuh di tahun 2018 karena masih banya...

Baca selengkapnya..

Perusahaan Manufaktur